Senin, 04 Mei 2009
BUSSINES PLAN
RINGKASAN EKSEKUTIF
Rumput laut atau sea weed merupakan salah satu tanaman laut yang keberadaanya sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakt terutama masyarakat pesisir. Indonesia merupakan salah satu Negara no 2 terbesar sesudah Filipina yang memproduksi rumput laut karena dua pertiga wilayah Indonesia merupakan lautan yang sangat potensial di bidang perikanan terutama rumput laut. Daerah penyebaran rumput laut hampir di seluruh wilayah Indonesia. Rumput laut juga merupakan salah satu tanaman laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Nilai ekonomis dapat dilihat dari kandungan yang dihasilkan antara lain keragenan, agar, dan alginat yang merupakan bahan campuran pada setiap produk pangan maupun non pangan.
Pendirian bisnis ini adalah sebagai wadah usaha yang berusaha mewujudkan tujuan utama desa Patas. Tujuan utama didirikannya usaha ini adalah untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, tanpa keluar dari jalur bisnis yang sesuai dengan aturan yang baik dan benar. Tujuan sosial dari perusahaan ini adalah membantu mengurangi pengangguran dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa Patas dan memeperbaiki sistem perekonomianya.
DAFTAR ISI
RINGKASAN EKSEKUTIF………………………………………………………. 1
DAFTAR ISI……………………………………………………………………… 2
PENDAHULUAN………………………………………………………………… 3
PRODUK JASA YANG DITAWARKAN……………………………………… 4
ASPEK MANAJEMEN…………………………………………………………… 5
ASPEK TEKNIS…………………………………………………………………… 7
ASPEK PEMASARAN…………………………………………………………… 11
ASPEK KEUANGAN…………………………………………………………… 12
ASPEK SOSIAL EKONOMI…………………………………………………… 13
ASPEK LINGKUNGAN………………………………………………………… 13
PRODUKSI AGAR DARI RUMPUT LAUT SECARA SEDERHANA DI DESA PATAS GUNA MEMENUHI PELUANG PASAR INTERNASIONAL
I. PENDAHULUAN
Rumput laut atau sea weed merupakan salah satu tanaman laut yang keberadaanya sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat terutama masyarakat pesisir. Indonesia merupakan salah satu Negara no 2 terbesar sesudah Filipina yang memproduksi rumput laut karena dua pertiga wilayah Indonesia merupakan lautan yang sangat potensial di bidang perikanan terutama rumput laut. Daerah penyebaran rumput laut hampir di seluruh wilayah Indonesia. Rumput laut juga merupakan salah satu tanaman laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Nilai ekonomis tinggi dapat dilihat dari kandungan yang dihasilkan antara lain keragenan, agar, dan alginat yang merupakan bahan campuran pada setiap produk pangan maupun non pangan.
Potensi rumput laut ini tersebar di seluruh perairan Indonesia kurang lebih 2 juta ha yang dapat dimanfaatkan secara efektif untuk budidaya (Tabel 1).
Peningkatan taraf hidup masyarakat desa Patas harus ditingkatkan melihat desa Patas merupakan daerah endemik yang perekonomianya tidak stabil ini disebabkan desa Patas kekurangan lapangan pekerjaan sehingga banyaknya pengganguran terutama masyarakat pesisir. Berjalanya bisnis produksi rumput laut ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan peningkatan sistem perekonomian desa Patas serta mengurangi pengganguran
Pendirian bisnis ini adalah sebagai wadah usaha yang berusaha mewujudkan tujuan utama desa Patas. Tujuan utama didirikannya usaha ini adalah untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, tanpa keluar dari jalur bisnis yang sesuai dengan aturan yang baik dan benar. Tujuan sosial dari perusahaan ini adalah membantu mengurangi pengangguran dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa Patas dan memeperbaiki sistem perekonomianya.
PRODUK DAN JASA YANG DITAWARKAN
Produk yang akan dihasilkan dari pengolahan rumput laut adalah agar yang merupakan bahan campuran pada setiap produk pangan dan non pangan. Pengolahan agar ini menggunakan rumput laut jenis Gracilaria yang merupakan pengahsil agar tertinggi diantara jenis rumput laut. Pembuatan agar secara sederhana dapat dilakukan dalam skala usaha kecil (UKM). Peralatan yang digunakan lebih efektif dan tidak sulit untuk dicari, sehingga dalam pengolahanya tidak terlalu sulit. Berjalanya bisnis ini tidak lain untuk memenuhi peluang pasar secara internasional dan dapat menekan penganggura.
II. ASPEK MANAJEMEN
Struktur organisasi usaha
Pemilik Perusahaan (INVESTOR)
Tugas utamanya adalah mengelola perusahaan. Dalam bidang ini yaitu bisnis pengolahan rumput laut menjadi agar , pemilik harus memiliki pengetahuan yang mendalam mulai dari berapa pengucuran dana awal untuk proses produksi, pembuatan model, pemilihan bahan baku, produksi, sampai pemasara dan pemilik perusahaan juga sebagai penanggung jawab utama atas surut atau berkembangnya perusahaan. Berikut ini rincian tugas pemilik perusahaan :
1. Mengucurkan dana awal untuk proses produksi.
2. Menentukan model produk souvenir.
3. Mencari dan menentukan bahan yang akan dipakai sebagai bahan produk.
4. Menentukan karyawan beserta tugas bagi karyawan.
5. Mengawasi proses pembuatan produk.
6. Memeriksa produk yang sudah jadi.
7. Menggaji karyawan secara langsung.
8. Mengawasi proses pendistribusian dan pemasaran
Karyawan
Dalam pengelolaannya bisnis ini mengandalkan tenaga-tenaga terampil yang berasal dari desa Patas. Jadi untuk jumlah tenaga kerja kita tidak bisa tentukan berapa yang akan digunakan, tetapi penggunaan tenaga kerja biasanya menurut peluang pasar.
III. ASPEK TEKNIS
LOKASI PERUSAHAAN
Lokasi usaha pengolahan agar sangat strategis karena wilayah desa Patas merupakan salah satu sentra penghasil rumput laut.
DATA PERUSAHAAN
1) Nama Perusahaan : PT. Tambak Adi Sarana Permai
2) Bidang Usaha : Pengolahan agar dari rumput laut
3) Jenis Produk : Agar
4) Alamat : Jl. Seririt-Gilimanuk, Singaraja, Bali
5) No telp : (0362) 24365
Teknologi Proses Produksi
Bahan dan Alat
Bahan
1) Rumput laut jenis Gracilaria
2) Air bersih
3) Larutan kaporit 0,5%
4) NaOH 3 %
5) Asam cuka
Alat
1) Bak pencuci rumput laut
2) Tangki pemasak
3) Alat penyaring (filter press)
4) Alat tekan dengan beban
5) Tempat pembekuan agar dalam Loyang atau paralon (PVC)
6) Ruang pendingin
7) Alat cetak unutk agar
8) Mesin penepung (bila hasilnya berbentuk tepung)
9) Alat pengemas
Proses Produksi
Dalam proses produksi usaha pengolahan agar pada dasarnya sangat mudah dan bisa dijalankan secara sederhana. Berikut langkah-langkah produksi dari usaha pengolahan agar dari rumput laut:
1) Siapkan bahan baku, biasanya digunakan rumput laut jenis Gracilaria.
2) Pencucian : cuci rumput laut hingga bersih dalam bak pencuci untuk menghilangkan garam, pasir, kotoran lainya.
3) Pemucatan : rendam rumput laut tersebut dalam larutan kaporit 0,5% selama ½ jam. Kemudian bilas rendaman rumput laut dengan air tawar untuk menghilangkan bau kaporit.
4) Perlakuan alkali: masak rumput laut dalam larutan alkali NaOH 3% selama 1 jam pada temperatur 85-90 oC.
5) Netralisasi: cuci kembali rumput laut sampai netral.
6) Ekstrasi dalam suasana asam: masak rumput laut dalam tangki pemasak pada temperature 95oC selama 4 – 6 jam mencapai pH sekitar 6,0. Sesekali aduk merata rumput laut hingga hancur membentuk bubur/pasta.
7) Penyaringan: pisahkan antara filtrat dan residu menggunakan saringan yang bertekanan.
8) Pembentukan gel: tamping filtrate dalam cetakan untuk menghasilkan agar batang atau dalam wadah, kemudian dinginkan agar dengan cara disimpan sampai membentuk gel.
9) Pengeringan produk agar: keluarkan agar dalam bentuk gel dari cetakan, lalu jemur hingga menjadi agar batang kering. Sementara itu bila ingin dibuat produk agar kertas maka ebelum agar beku dikeringkan, potong – potong terlebih dahulu, lalu masukan di antara dua lembar kain berukuran ( 30 x 40 cm ). Tekan dengan beban untuk menghasilkan lembaran agar, lalu angin – anginkan dan jemur.
10) Penepungan : gerus dengan mesin penepung kedua produk agar diatas untuk mendapatkan produk dalam bentuk tepung (grinding dan milling).
11) Pengemasan kemas agar batang, kertas, atau tepung yang dihasilkan dalam kemasan menarik agar siap dipasarkan.
IV. ASPEK PEMASARAN
Segmentasi Pasar
Di beberapa bagian sebelumnya sudah sangat jelas bahwa target pasar dari bisnis adalah para perusahaan pangan dan nono pangan yang menggunakan campuran agar sebagai pengolahan produknya. Produk ditawarkan nantinya juga akan sanga memperhatikan peluang pasar baik nasional maupun internasional.
Strategi Pemasaran
Dalam pemasarannya kami sudah merencanakan bahwa produk-produk dari agar ini antara lain akan dipasarkan melalui :
1) Para dictributor rumput laut
2) Para sales
3) Masyarakat sekitar desa Patas
Selain target pemasaran di atas kami juga akan bekerja sama dengan Dinas Perikanan kota Singaraja untuk mencarikan para pembeli agar dalam jumlah yang besar.
V. ASPEK KEUANGAN
Kebutuhan dana untuk usaha souvenir dalam satu bulan antara lain sebagai berikut
Uraian Unit Harga satuan Jumlah Keterangan
Investasi
Modal Pemilik 1 100.000.000 100.000.000
Jumlah Modal 100.000.000
Pengeluaran
Bangunan/ gudang 20 x 20 m2 1 20.000.000
Mesin penyaring 1 5.000.000 5.000.000
Mesin pengepakan 1 20.000.000 20.000.000
pendingin 1 2.000.000 2.000.000
Bahan baku rumput laut 1000 4500 4.500.000 Bahan baku dikirim per truck
Perizinan 250. 000 250.000 di beli perset
Tangki pemasak 100.000 300.000
PVC 3 100.000 300.000
Mesin penepung 1 250.000 250.000
Alat tekan beban 1 500.000 500.000
Bahan lain - lain 100.000 100.000 di beli perset
Transportasi 300.000
Jumlah Modal
100.000.000
Jumlah Pengeluaran 53.500.000
Sisa Saldo 46.500.000
VI. ASPEK SOSIAL EKONOMI
Dengan adanya usaha pengolahan agar ini selaku pihak pengusaha mencoba untuk membantu mengembalikan kondisi ekonomi masyarakat desa Patas saat ini yang sudah mulai bangkit. Meskipun sudah mulai pulih akan tetapi banyak masyarakat desa Patas yang masih memerlukan lapangan pekerjaan tambahan. Oleh sebab itu usaha bisnis pengolahan agar ini diharapkan mampu untuk menyerap tenaga-tenaga kerja baru yang tadinya tidak mempunyai pekerjaan dan penghasilan. Disamping itu secara psikologis para pekerja yang tadinya menganggur bisa lebih merasa percaya diri dan berguna di lingkungan masayarakat.
Bila dilihat dari sisi hasil produksi nantinya. Jika semakin banyak produk yang berhasil diproduksi lalu dijual ke konsumen secara kontinyu dan berkesinambungan maka kami sebagai pihak pengusaha optimis bahwa akan meningkatkan pendapatan dan kesehjateraan kami sebagai pengusaha.
Bukan itu saja nantinya keuntungan juga akan bisa dirasakan oleh pihak pemerintah yaitu meningkatnya pendapatan dari sektor pajak.
VII. ASPEK LINGKUNGAN
Ditinjau dari segi aspek lingkungan terlihat tidak ada masalah berarti yang dapat merusak lingkungan hidup, melainkan dapat melestarikan pantai yang digunakan dalam proses budidaya rumput laut yang notabene merupakan bahan baku agar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar